
Kemenag
Kerinci (Humas) – Ratusan siswa madrasah dari berbagai jenjang menyalakan
semangat juang dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat Kabupaten
Kerinci yang resmi dibuka di MAN 3 Kerinci, Selasa (9/9/2025). Ajang bergengsi
yang menjadi bagian dari OMI Nasional (9–12 September 2025) ini berlangsung
hingga 11 September dan diikuti 292 peserta dari jenjang MA, MTs, dan MI.
Sejak pagi,
raut wajah peserta terlihat penuh semangat dan rasa ingin tahu. Banyak yang
datang lebih awal, mempersiapkan peralatan, dan berlatih kilat sebelum lomba
dimulai. Doa dan ucapan penyemangat dari guru pendamping menambah suasana
kompetisi semakin hidup.
Hari pertama
menjadi panggung Madrasah Aliyah (MA) dengan 84 peserta yang bertanding maraton
sejak pagi hingga petang dalam enam cabang: Matematika, Geografi, Ekonomi,
Fisika, Biologi, serta Kimia. Madrasah Ibtidaiyah (MI) menyusul pada Rabu
(10/9) dengan 94 peserta di cabang IPAS dan Matematika, sedangkan Madrasah
Tsanawiyah (MTs) tampil pada Kamis (11/9) lewat tiga cabang: Matematika, IPA,
dan IPS, diikuti 114 peserta.
Kepala
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci, H. Pahrizal, S.Ag., M.M.,
menegaskan bahwa Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 bukan hanya ajang adu
prestasi, tetapi juga sarana menumbuhkan semangat kebersamaan dan integritas.
“Harapan
kami, pelaksanaan OMI ini benar-benar berjalan sesuai dengan petunjuk teknis
yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Agama RI,” ujarnya usai meninjau ruang
lomba dan memeriksa langsung perangkat ujian berbasis kompetensi.
Dalam
peninjauan tersebut, H. Pahrizal didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, Kasi
Pendidikan Madrasah, para kepala madrasah, pengawas, serta panitia. Pemeriksaan
menyeluruh dilakukan untuk memastikan setiap cabang lomba berlangsung objektif,
transparan, dan sesuai juknis.
Tak lupa, H.
Pahrizal menyampaikan apresiasi yang tulus kepada semua pihak yang telah
bekerja keras. “Saya mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada
seluruh panitia, Kasubag Tata Usaha, Kasi Pendidikan Madrasah, kepala madrasah
se-Kabupaten Kerinci, guru pendamping, para peserta, orang tua, dan semua pihak
yang berperan menyukseskan OMI 2025. Tanpa kerja sama dan dukungan semua pihak,
kegiatan sebesar ini tidak mungkin berjalan lancar,” ungkapnya.
Beliau pun
menaruh harapan besar agar OMI 2025 Tingkat Kabupaten ini melahirkan
juara-juara terbaik yang siap membawa nama Kabupaten Kerinci di tingkat
provinsi dan nasional.
“Semoga
semangat kebersamaan ini terus kita rawat dalam setiap langkah memajukan
madrasah,” pungkasnya.
Senada
dengan yang disampaikan oleh kepala kantor, Ketua Komite OMI Kerinci 2025 H.
Daprisman, S.Pd., M.Pd.I. menambahkan, “Kami berharap lahir generasi madrasah
yang unggul secara akademik, kuat dalam karakter, dan berlandaskan moderasi
beragama. Semoga OMI 2025 melahirkan bibit unggul yang berdaya saing hingga
tingkat internasional, sejalan dengan tema ‘Islam dan Teknologi Digital:
Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju yang Berdaya Saing Global’.”
Suasana
kompetisi kian semarak berkat dukungan guru pendamping dan kesiapan panitia
yang sigap. Setiap peserta mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik,
membawa harum nama madrasah, dan menegaskan peran madrasah sebagai pusat
lahirnya generasi ilmuwan muda berkarakter.
© 2026 KemenagKerinci. All Rights Reserved.